Pages

Sunday, March 4, 2012

The Debate is Finnaly END!!

arrgghhh, akhirnya beban stress di pundak aku menghilang juga..
setelah perjuangan selama empat hari, lomba debat yang diadakan anak-anak SMA 1 GE-COM selesai..
yang walaupun perjuangan akunya kandas pas hari ketiga sih..

mau tahu cerita nya..
yuuuk mari simaaak...

jadi begini, pada hari pertama dan kedua, di adakan babak penyisihan yang di ikuti sekitar 14 team dari berbagai sekolah. (MAN 2 Pontianak , SMAN 10 , SMA Bina Mulya , SMAN 8 , SMAN 7 , St. Petrus *yang mengirim 4 team*, SMAK Immanuel IBC , SMAK Immanuel , dan beberapa team lagi *lupa*)
dan , akhirnya disisihkanlah 8 team yang akan menuju ke quarter final.
dan alhamdulillah, team kami *dari MAN 2 Pontianak* masuk ke quarter final, bersama 7 team lainnya, yakni berasal dari SMAN 10, tiga team dari SMAK St. Petrus, SMAK Immanuel IBC, SMAK Immanuel dan SMAK Bina Mulya .
dan pada saat quarter final, team kami *MAN2* kalah melawan SMAN 10 *yang bisa dibilang musuh terbesar kami*.
hmm, sebenarnya, aku punya perasaan antara bersyukur dan kecewa sih.
kecewanya, karena kami gak masuk semi final. bersyukurnya karena aku bisa bebas pas hari Minggu. *evil laugh*.
dan memang, kami harus mengakui, bahwa debat itu menguras tenaga, pikiran dan batin.
yalah gimana enggak,
Semua usaha untuk mencari materi mosi dan berlarian kesana-kemari menuju chamber tempat debat dilaksanakan, bisa dikatakan menguras tenaga.
Otak kita juga di peras habis dalam mencari argument apa yang tepat untuk di pakai ketika debat di laksanakan, juga ketika pada saat debat di laksanakan.
Dan batin tentu saja, ketika mosi Impromptu belum diluncurkan, kita *aku khususnya*, sepenuhnya akan jadi semacam galau dan bertanya tanya dalam hati 'apayah mosi yang akan keluar?' atau 'gimana yak kalau aku gak menemukan argument yang pas untuk di sampaikan kepada adjudicators nanti?', dan sumpah, hal itu menyiksa batin banget =____=.

dan, salah satu masalah yang aku hadapi adalah Nervous, dan 'nervous' adalah musuh terbesar aku selain Grammar. dan nervous adalah hal yang paling sulit aku taklukan selain untuk mencoba makan nanas mentah.
dan, karena nervous ini juga, gaya bicara aku di depan jadi gak kelihatan berdebat dan kadi rada kaku gan gugup. menyebalkan =________=


oh ya, komentar dari pelatih kami, Miss Linda, pas kami akan melawan SMAN 10 .
"kalian sebenarnya memiliki pengucapan kata yang bisa di bilang lebih bagus dari pada mereka. tetapi critical thinking kalian itu bisa dibilang sangat kurang di bandingkan mereka. jadi, tolong asah kembali critical thinking kalian. kalian pasti bisa. "

Oh, Miss Linda kami sayaaang, we love you so much and we thanked to you for all of this time that you have spent with us. tapi sayangnya kami memang masih agak kurang bisa menajamkan critical thinking kami. maafkan kami yang telah menyia-nyiakan waktu berharga anda untuk kami :"(. semoga berkah Allah selalu mengikuti mu Miss :)


oh ya, by the way.
untuk pemenang, juara satu dimenangkan oleh St. Petrus (D)
juara dua oleh SMAK Immanuel IBC
juara tiga oleh St. Petrus (C)

dan, ini adalah akhir dari post kali ini.
intinya, kegagalan bukannya membuktikan kita akan gagal selamanya. tapi kegagalan merupakan cambuk untuk kita untuk mencoba lebih baik-dan lebih baik lagi sehingga kita dapat meraih apa yang kita ingin kan.
sekian...

2 comments:

  1. Congratulation :D You have got the spirit of debate already ^.^

    ReplyDelete